KKN Unsyiah Kelompok 354 Bantu Masyarakat Cegah Covid 19

Banda Aceh, – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala Kelompok 354 membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah wabah covid-19 dan menurunkan persentase masyarakat yang terkena wabah covid 19 di Aceh, Meulaboh (30/6/2020)

KKN ini dilaksanakan oleh kelompok 354 yang terdiri atas lima anggota dan dilakukan di masing-masing Desa, yaitu Desa Ranto Panyang, Desa UjongS impang, DesaLamte umen Timur dan Desa Kopelma Darussalam. KKN Tematik ini dilakukan secara daring, hal ini bertujuan untuk menghindari perkumpulan ramai yang dapat membahayakan masyarakat serta mematuhi protokol yang di anjurkan pemerintah.

Kegiatan KKN Tematik tersebut dimulai pada tanggal 4 Mei sampai dengan  4 Juli 2020. Masyarakat diharapkan untuk mengurangi kegiatan yang melibatkan banyak orang agar dapat memutus rantai penyebaran virus corona pada setiap wilayah di Indonesia.

Salah satu peserta KKN tersebut Nadya Nadhita mengatakan dalam program tersebut, dijalankan sesuai aturan pemerintah mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan menjaga kebersihan, memakai masker, dan sering mencuci tangan.

“ iya, kita lihat sekarang pemerintah menetapkan selain protokol kesehatan terdapat kebijakan mulai dari sosial distancing, PSBB, dan akhir ini pemerintah Indonesia juga mengeluarkan kebijakan new normal” Pungkas Nadya

KKN Unsiyah kelompok 354 melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan beberapa program yang terdiri dari program utama, program pendukung, dan program tambahan.

Program utama terdiri dari pembuatan video pencegahan Covid 19 sudah tayang di youtube dan sosial media, pembagian brosur mengenai informasi terkini Covid 19 terdiri dari gejala pasien covid, rumah sakit rujukan di Aceh dan jumlah pasien Covid 19 (ODP dan PDP), pembagian masker dan pembagian Hand Sanitizer.

Program pendukung terdiri dari pembuatan dan pembagian story board atau gambaran mengenai pencegahan dan penanggulangan Covid 19, membuat video menyikat gigi yang benar, membuat sosialisasi mengenai FKG Unsyiah, dan membuat video sosialisasi dan edukasit entang COVID 19.

Program tambahan terdiri dari penyemprotan desinfektan, membantu mengurus shalat IdulFitri, membagi surat qurban, membantu perangkat desa membagikan BLT kepada masyarakat, memperbaiki mading mushalla, pembagi ansembako, membimbinganaksekolahdalammengerjakan PR, dan membantu program kegiatan kebersihan lingkungan. Selain itu peserta KKN Tematik COVID-19 juga melakukan kegiatan pembersihan sarana prasarana desa dan gotong royong.

Program tersebut telah dilaksanakan dengan baik beberapa program dilaksanakan secara secara daring. Namun sebagian dengan langsung tapi ttap mematuhi protokol kesehatan seperti, pembagian handsanitizer dan masker.

Alya Fakhira,  juga termasuk anggota KKN Tematik kelompok 354 mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengabdian kepadamasyarakat karena pandemi covid 19.

“Memang dalam menjalankan KKN dalam Skema A, Covid-19 ini kami mengalami beberapa kesulitan dalam menjalankannya, salah satunya dilakukan secara mandiri dimana tidak ada teman yang mendampingi” Ungkap Alya

Hal Senada juga di sampaikan Salwa termasuk anggota kelompok KKN tersebut KKN ini dilaksanakan sesuai dengan Tugas dan fungsi mahasiswa menjalankan Tri Darma Pertguruan tinggi.

“Iya, Tugas dan fungsi kita sebagai mahasiswa menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya ialah mengabdi kepada masyarakat” Ujar Salwa

 Progma Mahasiswa Unsyiah tersebut mendapat tanggapan baik dari masyarakat setempat. Hal ini disampaikan oleh keuchik Ranto Panyang Timur. KKN Tematik ini tentu sangat membantu masyarakat khususnya dalam edukasi covid-19.

“Umumnya masyarakat belum memahami protokol kesehatan covid dengan adanya adik-adik KKN ini memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari yang sempat terhenti disebabkan pandemi virus covid 19.” Ucap Andra.

Keuchik Ranto Panyang Timur menambahkan dengan adanya KKN Tematik Covid-19 ini, masyarakat dapat menyadari bahwa Covid 19 ini bukan penyakit yang biasa namun merupakan penyakit yang harus kita hindari. Sebelumnya masyarakat belum mengetahui informasi yang pemerintah terkait protokol COVID-19, sehingga adanya KKN Tematik Covid-19  membantu masyarakat mengetahui informasi Covid-19 yang harus dipatuhi selama pandemi.

“Oleh karena itu, masyarakat seharusnya dapat lebih antusias dalam menjaga kesehatan dan keselamatan diri sendiri dan orang di sekitarnya, serta kami berharap dengan adanya KKN ini dapat juga membantu aparatur desa dalam menjalankan program pada saat kondisi Covid 19 ini.” Tutup Andra Keuchik Ranto Panyang Timur tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*