[Artikel] Jenis-jenis dan Manfaat Analisis Wacana

Oleh:

Gustia Ustariana

(Mahasiswi Semester VI Program Studi Tadris Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri Takengon)

Analisis wacana atau discourse analysis adalah suatu cara atau metode untuk mengkaji wacana yang terdapat atau terkandung di dalam pesan-pesan komunikasi baik secara tekstual maupun kontekstual. Analisis wacana berkenaan dengan isi pesan komunikasi, yang sebagian di antaranya berupa teks, seperti naskah pidato, transkip siding atau perdebatan di forum, sidang parlemen, artikel yang termuat di surat kabar, buku-buku, dan iklan.

Menurut Althusser, wacana cenderung dipahami sebagai ideologi dalam praktik. Tak ada ideology yang tidak mewujud secara material, tanpa adanya subjek atau untuk subjek, hal itu akan kehilangan pada fungsinya. Sesuai teori Marxis, wacana sendiri merupakan bagian yang tidak akan terpisahkan dari formasi sosial yang ada, formasi sosial yang terbangun dari dua atau lebih kelas sosial yang saling bertentangan, terlibat dalam pertentangan dan pertarungan kelas dengan ideologinya masing-masing.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang jenis-jenis discourse analysis atau disebut juga analisis wacana.

Berikut adalah jenis-jenisnya:
1. Wacana Representasi
Wacana representasi adalah jenis wacana yang bersifat positivistik modernisme. Pada jenis wacana ini, peneliti terpisah dari objek yang diteliti dan mempersepsi objek serta membuat representasi realitas dalam bentuk pengungkapan bahasa dan tidak bersifat kritikal.

2. Wacana Pemahaman
Wacana pemahaman atau wacana interpretif adalah jenis wacana yang bersifat interpretatif modernisme. Antara peniliti dengan objek atau realitas yang diteliti tidak terpisah. Realitas didefinisikan oleh peneliti melalui interaksi antara yang mengetahui subjek penelitian atau informan dengan pengetahuan terutama dari sumber-sumber literatur. Peneliti menstruktur observasi yang diketahui atau realitas dan tidak bersifat kritikal.

3. Wacana keragu-raguan
Wacana keragu-raguan adalah jenis wacana yang bersifat struktural dan kritikal modernisme. Pada jenis wacana ini, peneliti mengkonstruksi realitas berdasarkan frame social arrangement dan bersifat kritikal.

4. Wacana Posmodernisme
Wacana posmodernisme adalah jenis wacana yang bersifat postcultural dengan menolak segala social arrangement dan bersifat kritikal.

Selanjutnya kita akan membahas tentang manfaat analisis wacana. Kajian wacana memiliki manfaat yang besar apabila dikaitkan dengan konteks Indonesia yang beraneka ragam kultur dan budayanya.

Manfaat tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Dapat membantu manyarakat untuk memahami berbagai permasalahan yang sering terjadi sekaligus mencari solusinya. Dengan adanya analisis wacana juga dapat membantu masyarakat untuk berpikir keras dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada dalam masyarakat. Kajian wacana akan dapat membantu dalam mendalami permasalahan serta mencari solusi terhadap masalah tersebut.

2. Sebagai bahan pertimbangan untuk dapat menentukan langkah yang akan diambil dengan setelah melihat fakta yang akan berkembang di masyarakat. Dalam sebuah analisis wacana pasti terdapat berbagai pandangan yang didukung oleh pemikiran-pemikiran yang logika. Dengan adanya bahan pertimbangan ini akan semakin mudah masyarakat dalam menentukan langkah.

3. Kajian wacana juga dapat mengungkapkan berbagai fakta, idealism yang akan tersirat dalam sebuah wacana guna dapat mengetahui maksud atau tujuan penulis wacana tersebut. Kajian wacana ini juga akan membantu masyarakat dalam memahami lebih dalam berkaitan dengan dominasi kekuasaan yang ada dalam wacana. Contoh, dalam iklan pasti terdapat upaya untuk dapat memengaruhi pemirsa maupun pembaca untuk menggunakan produk atau jasa tertentu. Dengan adanya analisis wacana kritis akan membantu masyarakat untuk berpikir lebih kritis juga disertai dengan berbagai pertimbangan yang matang agar tidak mudah tergoda dengan iklan.

4. Membongkar nilai-nilai yang akan terkandung dalam sebuah wacana. Nilai-nilai ini tentunya adalah nilai-nilai kebenaran yang sebenarnya, bukan sekedar kamuflase permainan bahasa. Masyarakat akan dituntun untuk memilih mana nilai yang baik dan mana yang tidak. Sekaligus mendukung nilai-nilai yang baik agar tumbuh subur dalam budaya masyarakat. Seperti kerukunan, kebersamaan, toleransi, dan lain sebagainya.

5. Memahami suatu bahasa yang tentu bermanfaat dalam proses belajar bahasa dan perilaku berbahasa serta meningkatkan pemerolehan kompetensi komunikatif.

6. Analisis wacana juga dapat digunakan untuk berbagai alas an

7. Analisis wacana akan memungkinkan untuk mengungkapkan motivasi tersembunyi di balik teks atau di belakang penelitian untuk menafsirkan teks tertentu.

8. Analisis wacana bertujuan untuk menunjukkan kita untuk melihat masalah dari sikap yang lebih tinggi dan untuk mendapat pandangan yang komprehensif tentang masalah

9. Wacana dapat dicirikan sebagai cara untuk mendekati dan memikirkan masalah.

10. Analisis wacana dapat memberikan kritik psikologis sosial yang positif terhadap fenomena apa pun di bawah pengawasan peneliti.

11. Analisis wacana memiliki relevansi dan aplikasi praktis pada waktu tertentu, dan untuk orang tertentu: analisis wacana adalah konteks spesifik.

12. Analisis wacana dapat digunakan untuk mempelajari berbagai situasi dan subjek.

13. Analisis wacana bermanfaat sebagai alat untuk pembelajaran makna politis baik yang tersirat maupun tersurat.

14. Apresiasi yang canggih terhadap bahasa simbolisme dan konteks historis/ sosial.

15. Dapat mengungkapkan pengaruh penting pada praktik sosial dan cara berpikir yang mendukungnya, menyarankan cara-cara baru dan berharga untuk memahami.

16. Pengakuan sifat ideologis dari semua penelitian sebagai proses membangun makna (bukan menemukan).

17. Beradaptasi dengan berbagai disiplin ilmu.

18. Pola metode yang dapat disesuaikan tergantung pada data.

19. Efisien untuk analisis refleksif.

Selain itu juga terdapat beberapa kekurangan dalam discourse analysis atau yang disebut juga dengan analisis wacana. Yaitu sebagai berikut:
1. Salah satu batasan dalam analisis wacana adalah bahwa serangkaian opsi yang tersedia melalui berbagai tradisi dapat menjadikan masalah metodologi bermasalah, karena masing-masing tradisi memiliki posisi epistemologis, konsep, prosedur, dan pemahaman tertentu tentang analisis wacana dan wacana
2. Analisis wacana memberikan jawaban nyata untuk masalah berdasarkan penelitian ilmiah.

Terimakasih bagi yang sudah membaca semoga bermanfaat bagi kita semua

Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*