[Artikel] THEME dan RHEME

Oleh :

Mar’ah Sophiyah Anwar

(Mahasiswi Semester VI Program Studi Tadris Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri Takengon)

Menurut Butt dalam theme adalah titik awal atau rambu untuk pembicara, sedangkan rheme adalah tujuan sementaranya. Biasanya sedikit pesan yang menurut penulis atau pembicara menarik atau penting ada dalam rheme. Mereka harus dihubungkan dengan ide-ide yang telah temui dalam theme atau rheme sebelumnya. Sedangkan menurut Halliday Theme adalah elemen yang berfungsi sebagai titik tolak pesan yang terkait dengan klausa.

Theme biasanya berisi informasi yang sudah akrab atau sudah diberikan. Oleh karena itu sangat penting untuk memilih theme di awal klausa agar kohesif. Dengan menggunakan theme penulis atau pembicara dapat mengatur teks menjadi efektif. Sedangkan Rheme biasanya mengandung informasi baru. Informasi baru adalah pengetahuan yang menurut penulis tidak diketahui pembaca, tetapi perlu ada argumen untuk mengikuti perkembangan teks tersebut.

Theme direalisasikan menjadi tiga kelompok di antaranya kelompok nominal, kelompok adverbia atau frasa preposisi, dan kelompok nomina.

Menurut Butt theme ini terbagi menjadi :
1. Theme topikal (pengalaman), yaitu elemen pertama dari makna pengalaman. Ini bisa menjadi peserta, proses, atau keadaan.
2. Theme tekstual, yaitu makna pembuatan teks dan merupakan kombinasi dari kata bersambung (ya, tidak, yah, oh, sekarang), konjungsi (dan, karena, siapa) dan konjungtif adjunct (misalnya, sebagai tambahan, juga) dan lain sebagainya.
3. Theme interpersonal, yaitu elemen pertama dari klausa yang menunjukkan interaksi antara pembicara. Misalnya vokatif (nama pribadi yang digunakan untuk membahas) dan suasana hati tambahan (mengejutkan, menurut pendapat saya, untungnya).

Dikutip dari Marfuaty ada empat kategori penggunaan theme diantaranya:
1. Theme sebagai topic
2. Theme sebagai elemen atau elemen kalimat
3. Theme sebagai apa yang diketahui atau dipahami dari konteks, atau apa yang dikenal atau diberikan dalam teks dan
4. Theme sebagai awal klausa.
Menurut Li dalam buku Marfuaty Theme dan rheme adalah bagian dari struktur tematik. Dengan kata lain, klausa sebagai pesan yang disusun menjadi theme yang dikombinasikan dengan rheme. Selain itu, Halliday mengemukakan pendapatnya bahwa klausa terdiri dari theme yang disertai dengan rheme (theme + rheme).

Pengorganisasian theme dan rheme merupakan aspek penting dalam menentukan apakah suatu teks diatur secara efektif atau tidak. Oleh karena itu, theme dan rheme merupakan komponen penting dalam persiapan teks agar menjadi teks yang kohesif. Jika penulis tidak dapat mengatur theme dan rheme dalam sebuah teks, maka teks akan menjadi sulit dipahami, secara otomatis teks tidak efektif. Theme dan rheme juga dapat disebut dua istilah yang mewakili cara informasi dibagi dalam sebuah kalimat. Dengan menggunakan theme dan rheme dapat mengatur bagaimana informasi dalam pengembangan sustu teks. Oleh karena itu, theme dan rheme harus saling berhubungan. theme dan rheme

Sumber :
Katharina Rustipa, ‘’ Theme-Rheme Organization of Learners’ Texts’’, Jurnal Dinamika Bahasa dan Ilmu Budaya Volume 4 No 2, 2010.
https://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/fbib1/article/view/419
Trisnendri Syharizal, dkk, ‘’Thematic Progression Analysis of Students Writing’’, Jurnal Pendidikan, Volume 4. No.1, 2018.
https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1079122.pdf
Yulia Esti Katrini, ‘’ Analysis of Theme of the Analytical Exposition Texts Written by the Third Semester Students of English Department of Tidar University’’, Jurnal internasional pendidikan bahasa inggris, Volume 4, No 3, Juli 2015.
http://docplayer.net/storage/65/52559140/52559140.pdf
Moh. Saeful Mujahidi, 2017, ‘’ The Analysis Of Theme-Rheme System In Textbook Senior High School On The Second Semester In Sma Negeri 1 Susukan’’ , Fakultas Pelatihan Tarbiyah Dan Guru, IAIN Syekh Nurjati, Cirebon.
http://repository.syekhnurjati.ac.id/2334/1/MOH.%20SAEFUL%20MUJAHIDI-min.pdf
Mohammad Jafar Jabbari, ‘’ Theme-Rheme Organization In Turkish A Functional-Pragmatic Approach’’, Jurnal Pendidikan Europa, Volume 8 No 26, November.
https://eujournal.org/index.php/esj/article/view/578

Terimakasih bagi yang sudah membaca semoga bermanfaat bagi kita semua.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*