[Artikel] Keistimewaan Lut Tawar dari Puncak Pantan Terong

Oleh :

Rahmayana
(Mahasiswi Semester VII Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Gajah Putih Takengon).

Takengon, memang dikenal dengan wisata Lut Tawar nya yang menjadi salah satu danau terbesar di Indonesia. Selain itu daerah ini juga memiliki banyak wisata bukit salah satunya adalah Pantan Terong yang terletak di desa Ulu Nuih Kec. Bebesen, Kab. Aceh Tengah. Bukit ini cukup tinggi yakni mencapai 1.850 mdpl yang menjadikan bukit ini memiliki hawa yang sejuk. Dari bukit inilah kemegahan danau dengan luas 5.472 hektar dan panjang mencapai 3.219 kilometer serta dari sini pula keindahan kota Takengon dapat terlihat. Posisi nya yang menghadap langsung kepada pemandangan tersebut menjadikan wisata ini layak untuk dikunjungi.

Letak perbukitan ini tidak jauh dari kota Takengon dalam waktu 15 menit atau denggan jarak tempuh delapan kilometer saja kita sudah tiba disana. Akses menuju lokasi ini pun sudah dalam kondisi baik. Namun, meski demikian kita harus tetap berhati-hati saat berkendara dikarenakan posisi jalan yang berada pada pengunungan mengakibatkan jalanan ini penuh tanjakan serta tikungan yang curam. Sebaiknya sebelum berangkat pastikan kendaraan kita dalam keadaan stabil terutama rem kendaraan serta jangan membawa muatan terlalu banyak.
Wajar saja memang perjalanan menuju puncak tentunya harus melewati yang namanya tanjakan. Bedanya disini kita tidak perlu bersusah-susah mendaki seperti harus bertemu dengan bebatuan, semak-semak dan sebagainya. Akses perjalanan telah dilengkapi disini sehingga kita dapat menempuhnya dengan menggunakan kendaraan.

Jika baru pertama sekali datang kesini pengunjung mungkin akan merasa sedikit takut karena kondisi jalan yang sangat curam serta ruas kiri kanan jalan kita dapat melihat jurang, namun jangan khawatir jika keadaan kendaraan kita pas serta konsentrasi kita terjaga ini bukanlah suatu masalah. Rasa lelah diperjalanan ini akan terbayar dengan Panorama alam yang menakjubkan nantinya. Disepenjang jalan menuju wisata ini kita akan disambut dengan udara khas puncak yang dingin dan sangat sejuk. pemandangan dikiri kanan akan sangat memanjakan mata sehingga tidak terasa ternyata kaki kita telah berpijak pada puncak yang dinanti-nantikan.

Disekeliling pantan terong kita dapat melihat perbukitan, perkebunan serta lembah-lembah yang dapat membuat kita merasa tidak memiliki masalah diluar sana. kepenatan bekerja atau belajar bisa kita lepaskan disini, hal ini dikarenakan lokasinya yang berada pada ketinggian 1.830 meter dari permukaan laut yang membuat selain keindahan kota dingin ini terlihat jelas. Darisini juga fenomena sunset atau proses matahari terbenam maupun sunrise atau matahari terbit dapat kita nikmati secara sempurna.

Melihat sunset and sunrise merupakan salah satu daya Tarik dari Pantan Terong. Namun tidak begitu saja, untuk dapat menikmati fenomena matahari terbit tentunya kita harus rela meluangkan waktu untuk berada disana pada pagi-pagi buta agar tidak terlewat momen yang sangat menakjubkan tersebut. Begitupun ketika ingin menyaksikan proses matahari terbenamnya tentu kita harus tetap berada disana pada waktu senja, ketika surya secara perlahan menghilang akan tercipta suasana siluet indah berpadu dengan gradasi warna yang cantik yang akan terasa sempurna jika hal ini dinikmati bersama serta jangan lupa untuk diabadikan ya.

Agar tidak terlewat untuk menikmati fenomena tersebut wisatawan jangan khawatir karena disini diperbolehkan untuk mendirikan tenda untuk bermalam disekitar lokasi agar keesokan harinya suguhan keajaiban alam yang menjadi destinasi utama perjalanan dapat kamu rasakan serta tidak mengecewakan dan tentunya menimbulkan rasa kepuasan tersendiri bagi para wisatawan. Tidak kalah menarik juga Pada malam hari kita akan di buat terlena dengan keindahan langit dengan suasana bintang-bintang serta berapi-apian pada sejuknya hawa yang mendera membuat kita lupa untuk mengucap kalimat jenuh, booring atau sejenisnya.

Jika berencana untuk menginap jangan lupa untuk sarana dan prasana perkemahan harus dibawa sendiri ya karena belum ada jasa yang menyediakannya disini tidak ketinggalan pula jaket atau pakaian tebal untuk antisipasi dari hawa sejuk disini. Namun untuk mengisi perut kita sedikit terbantu karena telah tersedia warung sederhana yang menjajakan makanan dan minuman seperti mie, kopi, atau secangkir teh hangat sebagai pengganjal haus dan lapar. Selain penginapan fasilitas disini terhitung telah memadai meskipun belum dapat dikatakan sempurna, seperti toilet umum, jasa parkir kendaraan serta mushola untuk beribadah telah disediakan disini.

Tak kalah penting disini adalah kopi asli gayo yang telah tersedia di objek wisata ini. Bagi para pecinta kopi tempat ini adalah syurganya. Berbagai jenis sajian kopi ada di kedai kecil ini seperti kopi hitam, ekspreso, cappocino, mochacino, latte dan sebagainya. Apalagi menikmatinya bersamaan dengan melihat langsung Sebuah panorama surya yang serasa mengintip dari balik perbukitan menambah kehangatan suasana hati kamu. Kerugian besar buat kamu yang tidak menyempatkan diri mampir di rumah kopi ini. Satu hal yang disayangkan adalah makanan pengganjal lapar disini hanya tersedia jenis-jenis mie instan saja. Mengingat makan adalah hal yang tidak dapat terlupa kapanpun dimanapun seharunya ada seseorang yang memanfaatkan peluang ini.

Wisata yang satu ini layak menjadi kebanggaan orang gayo dari sini wisatawan akan disuguhkan dengan keindahan alam seperti pegunungan serta danau Lut Tawar sebagai destinasi terpopuler di Aceh Tengah dapat secara jelas terlihat. Terlebih jika tujuan utama adalah untuk menyaksikan fenomena sunset and sunrise maka disinilah tempatnya. jelas ini karena posisinya yang berada didataran tinggi. Tak heran jika setiap harinya wisatawan rela melewati curamnya jalan serta menguras waktu demi anugrah tuhan yang satu ini.

Terima kasih bagi yang sudah membaca.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*